FAQ

Apa itu Kalibrasi timbangan digital ?

Kalibrasi versi Badan Mtrology Indonesia ( lembaga kalibrasi pemerintah Indonesia )

Kalibrasi Timbangan Digital merupakan proses verifikasi mengenai suatu alat ukur yang sesuai dengan rancangannya, kalibrasi bisa dilakukan dengan membandingkan satu standard batu timbangan dengan timbangan digital itu sendiri yang tentu saja sesuai dengan standard nasional maupun internasional dengan bahan bahan acuan sertifikasi dari metrology Indonesia

Alat-alat yang harus dikalibrasi dengan data sbb :

  • Timbangan Digital Baru
  • Timbangan Digital yang sudah waktunya di kalibrasi ( lebih dari 1 tahun )
  • Ketika hasil dari timbangan digital diragukan atau tidak sesuai dengan timbangan digital lainnya

Kalibrasi pada umumnya merupakan proses penyesuaina atau indikasi dari suatu alat ukur, seperti timbangan digital, pombensin, meteran, HPLC, meteran listrik / pam Dll

Apa itu OIML?

OIML merupakan singkatan dari Organisasi Internasional Metrology atau yang biasa di kenal dengan Lembaga organisasi Metrology Legal, OIML adalah sebuah organisasi yang menetapkan pedoman untuk metrology legal metrology melibatkan ( pengukuran perangkat yang sesuai dengan prosedur )

Apa yang di maksud sertifikat kalibrasi timbangan digital atau laporan kalibrasi timbangan digital ?

Laporan kalibrasi berisikan data-data dari proses kalibrasi, mulai dari batu standard, tahapan interval kalibrasi, kalibrator, perangkat kalibrasi dll

Apa yang dimaksud dengan Sertifikat Akurasi?

Sebuah sertifikat kalibrasi tidak harus terakreditasi oleh lembaga kalibrasi, Laporan ini bersifat pendukung dari sertifikat kalibrasi

Apakah saya perlu sertifikat untuk berat badan saya (s) atau set berat (s)?

Hal ini tergantung pada kebutuhan dan persyaratan. Anda perlu memeriksa dengan agen anda, kualitas departemen kontrol, atau literatur produk. Biasanya jika berurusan dengan ISO-9000 persyaratan anda akan memerlukan beberapa bentuk sertifikat kalibrasi dari badan metrology

Apa kelas berat / berat set yang saya butuhkan untuk kalibrasi timbangan digital ?

Kelas 0, Kelas 1, E1, E2-bobot ini adalah yang paling sensitif dan akurat. Ini memerlukan lingkungan yang bersih dan penanganan khusus. Kelas-kelas akan digunakan untuk mengkalibrasi timbangan digital Kelas I / II ,seakurat 0.001mg, dan sebagai standar laboratorium. Kelas-kelas ini dianggap ekstra halus akurasi.

Kelas 2 – Kelas ini dianggap memiliki akurasi yang baik dan dirancang untuk Kelas II. Kelas ini akan direkomendasikan untuk timbangan digital yang seakurat 1mg.

Kelas 3 – Disarankan untuk timbangan digital analitycal balance seakurat 0.1 mg

Kelas 4 – Direkomendasikan untuk semi-analitis saldo akurat untuk 0.1g. Ini adalah ideal untuk rincian timbangan digital dalam laboratorium sekolah dan pengaturan industri.

Class5, Kelas 6, dan Kelas 7, Kelas F-Kelas-kelas ini akan ideal untuk lingkungan industri dan kasar. Ini  paling sering digunakan untuk timbangan digital yang digunakan di rumah dan produksi pabrikan.

Mengapa Harus Timbangan Digital ?

Pernahkah anda bertanya-tanya mengapa timbangan digital lebih populer dibandingkan dengan timbangan manual?  Jawaban yang tepat adalah bahwa  “teknologi “ teknologi telah meningkat sangat cepat sehingga timbangan digital kini telah menjadi jauh lebih akurat dan dapat diandalkan jika dibandingkan dengan timbangan manual. Untuk alasan ini, kami merasa sangat yakin bahwa anda akan memilih timbangan favorit anda di website kami. Kami telah mengumpulkan banyak pilihan timbangan digital. Kami juga melayani pengiriman melalui TIKI dan Layanan Pengiriman Lainnya secara free ( Gratis ), jadi apa kebutuhan timbangan digital anda?

Mengapa Harus Tera Timbangan Digital ?

DENPASAR, KOMPAS.com — Waspadalah jika belanja ke pasar tradisional karena sampai saat ini masih saja ada pedagang curang yang memanipulasi timbangan untuk menambah berat. Seperti yang ditemukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar saat melakukan sidak di Pasar Badung dan Kreneng, Denpasar, Senin (4/7/2011).
Petugas Disperindag yang melakukan sidak jelang hari raya Galungan ini mendatangi satu per satu lapak pedagang daging dan buah di Pasar Badung dan Kreneng. Petugas memeriksa timbangan milik pedagang yang sehari-harinya digunakan untuk mengukur berat daging atau buah saat transaksi dengan konsumen.
Ironisnya, dalam razia di dua pasar tradisional terbesar di Denpasar itu petugas Disperindag menemukan sejumlah pedagang yang melakukan kecurangan dengan memanipulasi berat timbangan. Modus pedagang curang ini di antaranya menambah logam berat disela-sela timbangan dan ada juga pedagang yang meletakkan tali pada timbangan secara sengaja untuk menambah berat timbangan.
Pedagang yang kedapatan curang kali ini tidak dikenai sanksi langsung dan hanya dibina untuk tidak mengulangi perbuatannya oleh petugas Disperindag. “Akan dibina untuk sementara, tetapi kalau bandel bisa diberi sanki hukum pidana,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Denpasar Dewa Puspawan disela-sela razia.
Sanksi tegas bagi pedagang yang masih berlaku curang diancam hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 1 juta karena melanggar Undang-Undang Metrologi Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2011/07/05/08283946/Pedagang.Tepergok.Curangi.Timbangan

Dari artikel Kompas yang di muat pada tanggal 5 juli 2011 dapat di ketahui bahwa pentingya kalibrasi dan tera timbangan digital itu sangatlah penting, apalagi jika timbangan digital yang kita gunakan adalah untuk kepentingan dagang atau bisnis, memang tekadang kita mengganggap timbangan digital yang kita gunakan tidak ada masalah dari segi keakuratan timbangan digital itu sendiri, tetapi untuk hal legalitas timbangan digital dalam hal ini tera dari dinas metrologi merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan


Tinggalkan Balasan

Powered by WordPress. Designed by Timbangan Digital.